Thursday, November 23, 2017

MENGAPA SENDU?
***
Mengapa begitu sendu?
ada air di mata Saudara
mendekatlah ke kami malam ini
ceritalah terus-terang
Jangan malu untuk menangis
Tangan-tangan ini siap menyeka
Biarkan kami menghibur
Menerbitkan sepasang lesung pipi Saudara lagi
Kami di sisi Saudara
melebihkan senyum
melebarkan bahu
membawa lentera
kerikil yang terinjak tiada lagi akan menusuk
Media berkabar
negeri Saudara terluka kini
berlari tiada jelas arah, tiada beralas kaki
lika liku, luka-luka
kami terkabari
Di sini, untuk itu, merapal doa kami
akan kesembuhan negeri Saudara
tiada lagi darah menetes
tiada lagi pasukan berseragam menakuti di sudut-sudut rumah
anak-anak pagi berjalan penuh uluman senyum menuju gedung sekolah
ayah-ayah membetulkan perkakas menuju ladang jihad
ibu-ibu mengepul asap bersama freedom Maher Zain
Saudara, kami di sini
di sisi Saudara
menguatkan
Ingatlah
semboyan kita
negeri boleh saja berduka, iman pantang terluka
*Palu, saat mengingat Palestina

No comments:

Post a Comment